Jumat, 09 Maret 2018

Elemen Mesin

 Hasil gambar untuk elemen mesin
Elemen mesin merupakan bidang kejuruan yang membahas tentang part/bagian-bagian dari mesin yang tergabung didalamnya sehingga kita tahu apa makna dan fungsi dari bagian-bagian mesin yang telah dipelajari.
A. Pengertian Elemen Mesin
Elemen Mesin adalah Bagian-bagian suatu konstruksi yang mempunyai bentuk serta fungsi tersendiri, seperti baut-mur, pene , pasak, poros, kopling, sabuk-pulli, rantai- sprocket, roda gigi dan sebagainya.
Dalam penggunaan elemen mesin bias berfungsi sebagai elemen pengikat, elemen pemindah atau transmisi, elemen penyangga elemen pelumas, elemen pelindung dan sebagainya.

B. Prinsip-Prinsip Dasar Perencanaan Elemen Mesin
Perencanaan eleven mesin, pada dasarnya merupakan perencanaan bagian (komponen), yang direncanakan dan dibuat untuk memenuhi kebutuhan mekanisme dari suatu mesin.
Dalam  tahap-tahap perencanaan tersebut, pertimbangan-pertimbangan yang perlu  diperhatikan dalam memulai perencanaan eleven mesin meliputi :
  1. Jenis-jenis pembebanan yang direncanakan
  2. Jenis-jenis tegangan yang ditimbulkan akibat pembebanan tsb.
  3. Pemilhan bahan
  4. Bentuk dan ukuran bagian mesin yang direncanakan
  5. Gerakan atau kinematika dari bagian-bagian yang akan direncanakan.
  6. Penggunaan komponen Standard
  7. Mencerminkan suatu rasa keindahan (aspek estética)
  8. Hukum dan ekonoomis
  9. Keamanan operasi
  10. Pemeliharaan dan perawatan

Berikut yang termasuk dalam komponen elemen mesin adalah:
  1. Paku Kelig/Rivet. Paku keling/rivet adalah salah metoda penyambungan yang sederhana. Sambungan keling umumnya diterapkan pada jembatan, bangunan, ketel, tangki, kapal dan pesawat terbang.
  2. Sambungan Las. Proses pengelasan adalah proses penyambungan logam dengan menggunakan energi panas.
  3. Sambungan Skrup dan Mur. Sekrup atau baut adalah suatu batang atau tabung dengan alur heliks pada permukaannya. Sambungan skrup/baut dan mur merupakan sambungan yang tidak tetap artinya sewaktu-waktu sambungan ini dapat dibuka.
  4. Poros. Poros adalah suatu bagian stasioner yang beputar, biasanya berpenampang bulat dimana terpasang elemen-elemen seperti roda gigi (gear), pulley, flywheel, engkol, sprocket dan elemen pemindah lainnya.
  5. Kopling. Kopling merupakan piranti otomotif yang berfungsi menghubungkan atau melepaskan pengaruh putaran mesin dengan transmisi.
  6. Bejana Tekan. Bejana tekan merupakan suatu konstuksi berbentuk tabung yang menerima beban tekan.
  7. Pasak. Pasak merupakan komponen yang sangat penting dalam perencanaan suatu poros. Pasak dipastikan sangat terkait dengan poros dan roda.
  8. Roda gigi. Roda gigi digunakan untuk mentransmisikan daya besar dan putaran yang tepat serta jarak yang ralatif pendek.
  9. Sabuk/Ban. Sabuk dipakai untuk memindahkan daya antara 2 buah poros yang sejajar dan dengan jarak minimum antar poros yang tertentu.
  10. Rantai dan Sproket Transmisi rantai-sproket digunakan untuk transmisi tenaga pada jarak sedang.
 Resensi dari materi elemen mesin dapat dilihat dibawah ini.

 

IDENTITAS BUKU
Judul buku                  : Elemen Mesin Dasar
Pengarang buku          : Jarwo Puspito
Penerbit buku              : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNY Untuk Kalangan Sendiri
Kota terbit                   : Yogyakarta
Tahun terbit                 : 2006
Tebal buku                  : 98 Halaman
Sinopsis buku              :

Buku ini terdiri dari beberapa bab yaitu :

Bab I (Konsep Dasar Elemen Mesin)
Dijelaskan di bab ini ialah tentang pengertian elemen mesin. Setelah itu memindah (mereview) beberapa hukum dasar dan statika benda tegar, hukum dasar itu diantaranya hukum para lelogram gaya, hukum transmisibilitas gaya, hukum I Newton, hukum II Newton, dan hukum III Newton. Juga dijelaskan diagram benda bebas (free body diagram).
Bab II (Tipe Tegangan yang Bekerja Pada Elemen Mesin)
Bab ini menjelaskan tentang konsep tegangan yaitu, gaya persatuan luas. Juga dijelaskan macam-macam tegangan yang isinya tarik, tekan, tekanan bidang, geser, bengkok, puntir, gesek horizontal, kombinasi si-tarik-tekan-bengkok, dan kombinasi tarik-tekan-bengkok-puntir. Juga ada tegangan yang diijinkan.
Bab III (Perancangan Poros)
Bab ini adakah bab yang paling singkat, yaitu hanya menjelaskan dasar-dasar perancangan poros saja yaitu yang isinya untuk menentukan ukuran diameter poros.
Bab IV (Ban Mesin(Belt))
Bab ini menjelaskan tentang tinjauan umum sistem transmisi daya yaitu untuk memindahkan daya dari ssumber daya tersebut bergerak atau bekerja menurut kebutuhan yang diinginkan. Setelah rangkaian sisitem transmisi daya yang terbagi transmisi daya denga roda gesek atau roda gigi, transmisi daya dengan ban mesin (Belt) atau rantai, dan dilanjutkan dengan penjelasan angka perbandingan transmisi yang diinginkan, perbandingan transmisi pada ban mesin bila slip dan tebal diperhitungkan, panjang ban mesin dan perhitungan kekuatan mesin.
Bab V (Ulir Daya (Power Screws)
Di bab ini dijelaskan tentang tipe ulir daya yang dibedakan menjadi dua kelompok besar menurut fungsinya yaitu ulir pengikat (threadad fastenners) dan ulir daya (power screws). Setelah itu dilanjutkan dengan parameter perancangan ulir daya, hubungan antara momen putir dan gaya aksial, efisiensi mekanisme ulir daya yang merupakan perbandingan antara output dengan input. Tegangan pada ulir dihitung untuk seluruh lilitan ulir yang direntangkan dan tegangan pada batang ulir.
Bab VI (Perancangan Pegas Ulir (helical spring)
Dalam bab ini dijelaskan tinjauan umum tentang pegas yaitu seperti pengertian, bahan pegas, parameter perancangan pegas ulir, lenturan (defreksi) pegas ulir, energi yang mampu disimpan pegas.
Bab VII (Perancangan Pegas Daun (Multi-Leaf Springs))
Di bab ini akan banyak menggunakan rumus-rumus sulit karena akan ada menghitung pegas daun yang dibedakan dari bentuknya, yaitu tipe semi eleptic/double cantilever dan tipe quarter eleptic atau cantilever. Setelah itu dilanjutkan dengan lentur pegas daun yang proses penurunan persamaannya sama dengan lenturan pada batang cantilever pada umumnya. Dan yang terakhir enenrgi pegas daun, disebut juga energi kinetik pegas daun yang dapat dicari analog seperti pada pegas ulir.
Bab VIII (Perancangan Kopling)
Perancangan kopling yang dijelaskan di bab ini ialah perancangan kopling yang banyak digunakan pada kendaraan bermotor yaitu perancangan kopling plat yang merupakan suatu kopling yang menggunakan satu plat atau lebih yang dipasang diantara dua poros serta membuat kontak dengan poros tersebut sehingga penerusan daya melalui gesekan antara sesamanya. Dan perancangan kopling kerucut yang didalam menurunkan formulasi untuk perancangan asumsi yang diambil juga sama dengan kopling plat.
Bab IX (Perancangan Roda Gigi Lurus)
Di bab terakhir ini dijelaskan tentang perancangan roda gigi dari pendahuluan yang isinya keuntungan menggunakan transmisi roda gigi dan kelemahan menggunakan transmisi roda gigi. Juga ada macam-macam roda gigi berdasarkan letak porosnya. Setelah itu baru masuk penjelasan tentang istilah, definisi, dan simbol dalam roda gigi lurus.
Kelebihan Buku
Kelebihan dari buku ini adalah penjelasannya sangat detail dari awal dijelaskan sampai akhir penjelasannya mudah untuk dipahami dan juga penjelasan rumusnya diurutkan sedetail mungkin.
Kelemahan Buku
Penjelasan dibuku tidak terlalu membahas judul awal buku, yaitu tentang elemen mesin dasar. Tetapi lebih banyak membahas tentang perancangan dari elemen tersebut seperti perancangan poros, perancangan pegas ulir, perancangan pegas daun, perancangan kopling, dan perancangan roda gigi lurus.

Untuk mengetahui konsep dasar elemen mesin, Tipe tegangan yang bekerja pada eelemen mesin, perancangan poros, Belt mesin, Ulir daya, Perancangan pegas ulir, Perancangan pegas daun, Perancangan kopling, Perancangan roda gigi lurus dapat dilihat pada link berikut ini : 
http://dedisembiring.blogs.uny.ac.id/2017/09/22/6/ 

Jumat, 02 Maret 2018

Tempat Ngopi Menarik di Jogja

Apabila anda seorang yang menggemari kopi tentu kalian harus mencoba berbagai macam spot yang menarik untuk nongkrong maupun mencari tempat inspirasi, disini ada beberapa spot ngopi di Jogja yang layak untuk dikunjungi diantaranya :

1. Klinik kopi

Hasil gambar untuk klinik kopi

Mengunjungi Klinik Kopi ketika sedang berada di Yogyakarta dapat menjadi pengalaman yang dapat mengubah pandangan kamu terhadap hal sederhana yang tersaji di atas meja setiap pagi, yaitu kopi. Dari impresi pertama, tempat ini sangat unik. Tempatnya susah-susah gampang untuk dicari. Kamu pun akan merasakan nikmatnya menjadi 'pasien' di Klinik Kopi Yogyakarta.

2. Blackbone Coffee

Hasil gambar untuk blackbone coffee jogja
Beralamat di Jalan Kaliurang (jakal) km 5,2 agak masuk ke timur membuat kafe ini tak sulit ditemukan. Tempat ini kecil tapi cukup ramai dikunjungi khususnya pada saat malam hari. Lokasinya pun cukup dekat dijangkau dari kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) dan area jakal.

3. Kedai Kopi (Keiko) – Espresso Bar

Hasil gambar untuk kedai kopi keiko jogja
Interiornya didesain terkesan jadul, tapi memang itulah tujuan Keiko, yakni membangkitkan suasana orang-orang yang ingin bernostalgia. Menu kopi favorit di Keiko yang paling banyak dipesan tamu adalah Kopi Toraja, Gayo, dan Flores.

4. Lagani Coffee

Hasil gambar untuk lagani kopi
Lagani Coffee adalah kedai kopi yang berlokasi di Jalan Cendrawasih No 4, Yogyakarta. Tempatnya mungil, tapi desain interiornya bagus dan menarik. Suasana di dalamnya sangat nyaman dengan lantai kayu dan jendela kaca yang besar.


5. The Bean's Lab


Di kawasan Tugu, Yogyakarta, ada kafe mungil yang bisa dikatakan unik bernama Bean's Lab. Interior yang kalem dengan nuansa dunia perkopian dengan perangkat kayu membuat tempat ini menjadi tempat yang menenangkan buat duduk berlama-lama. Selain ada area indoor, juga tersedia area outdoor buat yang mau bersantai merasakan kesibukan pinggir jalan kota Yogyakarta.


6. Epic Coffee




Tempat yang bernama Epic Coffee ini berlokasi di Jl Palagan Tentara Pelajar, Yogyakarta atau tepatnya 100 meter utara Hotel Hyatt. Meski terbilang di atas rata-rata, harga menu yang berkisar di atas Rp 30.000,- ini memiliki rasa yang menjanjikan. Lebih lagi, Epic Coffee memberi kenyamanan yang cukup berbeda dan baru di kota Yogyakarta.


7. Warung Kopi Bardiman



Warung Kopi Bardiman adalah sebuah warung kopi yang buka 24 jam di Seturan, Yogyakarta. Bertajuk 'warung kopi', tempatnya cukup terang, bersih, dan didominasi warna alami kayu.


8. Black Canyon Coffee


Hasil gambar untuk black canyon coffee

Black Canyon Coffee yang berlokasi di Jl Babarsari Blok B7-B10 Catur Tunggal, Depok, Sleman Yogyakarta, merupakan jaringan kedai kopi asal Thailand yang terkenal menawarkan kopi, minuman dan makanan dengan cita rasa tinggi karena terbuat dari bahan berkualitas terbaik dan proses yang sehat. Biji kopi yang digunakan adalah jenis Arabica yang menggunakan proses roasting dan brewing terbaik.


9. Warung Kopi Blandongan


Hasil gambar untuk warung kopi blandongan

Warung Kopi Blandongan berlokasi di Jl Sorowajan Baru No 11 Banguntapan ini menawarkan menu kopi yang sederhana seperti kopi hitam, kopi susu dan instan dengan harga cukup terjangkau dan tempat yang nyaman untuk nongkrong dan mengobrol dengan teman karena memang suasananya terbuka. Buka mulai pukul 8 pagi hingga 12 malam, mayoritas pengunjung adalah mahasiswa atau anak muda, kedai kopi ini termasuk legendaris di Yogyakarta dan sudah berdiri sejak lama, tahun 2000.


10. Magistra Coffee


Hasil gambar untuk magistra coffee jogja

Mengunjungi Magistra, kamu akan disuguhi dengan pemandangan cantik meja yang disusun rapi menyerupai meja bar. Kenyaman memang sangat kental terasa ketika memasuki kedai kopi yang telah memiliki tiga cabang di Yogyakarta ini. Didukung barista yang mumpuni, kamu pun akan dapat menikmati kopi-kopi terbaik yang menjadi favoritmu.


11. Slurp! Coffee




Beranjak sebentar di kawasan selatan Yogyakarta, kamu akan menemukan kedai kopi yang bertajuk Slurp! Coffee yang berada di Jalan Veteran 202, Umbulharjo Yogyakarta. 

12. Warung Kopi Semesta


Hasil gambar untuk semesta kopi

Bagi kamu penggemar kopi dan sedang berada di pusat kota Jogja, kamu wajib berkunjung ke sini. Warung kopi tradisional yang berada di Jalan Abu Bakar Ali Nomor 2, Kotabaru, ini cocok buat kamu yang membutuhkan tempat mengobrol santai bersama teman-teman dan berlama-lama sambil main kartu atau browsing internet gratis. Tempat ini menjadi warung kopi favorit mahasiswa perantauan untuk nongkrong sampai pagi.


13.RAMINTEN KOPI

Hasil gambar untuk raminten kopi

Bila tak ingin menunggu karena urusan perut memang tak bisa diganggu, cobalah datang ke The Waroeng of Raminten yang berada di Jalan Kaliurang. The Waroeng of Raminten merupakan salah satu cabang dari The House of Raminten dengan konsep tempat yang sedikit berbeda. Jika biasanya di The House of Raminten pengunjung akan kesulitan memesan tempat untuk rombongan besar, maka di tempat ini, ada dua buah rumah limasan yang dapat digunakan untuk rombongan. Masuk ke dalamnya, suasana Jawa yang begitu kental langsung terasa. Harum dupa bercampur bunga mawar yang khas menyeruak. Para pelayan yang berpakaian tradisional, furnitur hingga pernak-pernik yang mempercantik tiap ruangan terlihat unik dan tak biasa untuk sebuah tempat makan.

Elemen Mesin

  Elemen mesin merupakan bidang kejuruan yang membahas tentang part/bagian-bagian dari mesin yang tergabung didalamnya sehingga kita tahu ...