1. Klinik kopi
Mengunjungi Klinik Kopi ketika sedang berada di Yogyakarta dapat menjadi pengalaman yang dapat mengubah pandangan kamu terhadap hal sederhana yang tersaji di atas meja setiap pagi, yaitu kopi. Dari impresi pertama, tempat ini sangat unik. Tempatnya susah-susah gampang untuk dicari. Kamu pun akan merasakan nikmatnya menjadi 'pasien' di Klinik Kopi Yogyakarta.
2. Blackbone Coffee
3. Kedai Kopi (Keiko) – Espresso Bar
4. Lagani Coffee
Lagani Coffee adalah kedai kopi yang berlokasi di Jalan Cendrawasih No 4, Yogyakarta. Tempatnya mungil, tapi desain interiornya bagus dan menarik. Suasana di dalamnya sangat nyaman dengan lantai kayu dan jendela kaca yang besar.
5. The Bean's Lab
5. The Bean's Lab

Di kawasan Tugu, Yogyakarta, ada kafe mungil yang bisa dikatakan unik bernama Bean's Lab. Interior yang kalem dengan nuansa dunia perkopian dengan perangkat kayu membuat tempat ini menjadi tempat yang menenangkan buat duduk berlama-lama. Selain ada area indoor, juga tersedia area outdoor buat yang mau bersantai merasakan kesibukan pinggir jalan kota Yogyakarta.
6. Epic Coffee

Tempat yang bernama Epic Coffee ini berlokasi di Jl Palagan Tentara Pelajar, Yogyakarta atau tepatnya 100 meter utara Hotel Hyatt. Meski terbilang di atas rata-rata, harga menu yang berkisar di atas Rp 30.000,- ini memiliki rasa yang menjanjikan. Lebih lagi, Epic Coffee memberi kenyamanan yang cukup berbeda dan baru di kota Yogyakarta.
7. Warung Kopi Bardiman
Warung Kopi Bardiman adalah sebuah warung kopi yang buka 24 jam di Seturan, Yogyakarta. Bertajuk 'warung kopi', tempatnya cukup terang, bersih, dan didominasi warna alami kayu.
8. Black Canyon Coffee
Black Canyon Coffee yang berlokasi di Jl Babarsari Blok B7-B10 Catur Tunggal, Depok, Sleman Yogyakarta, merupakan jaringan kedai kopi asal Thailand yang terkenal menawarkan kopi, minuman dan makanan dengan cita rasa tinggi karena terbuat dari bahan berkualitas terbaik dan proses yang sehat. Biji kopi yang digunakan adalah jenis Arabica yang menggunakan proses roasting dan brewing terbaik.
9. Warung Kopi Blandongan
Warung Kopi Blandongan berlokasi di Jl Sorowajan Baru No 11 Banguntapan ini menawarkan menu kopi yang sederhana seperti kopi hitam, kopi susu dan instan dengan harga cukup terjangkau dan tempat yang nyaman untuk nongkrong dan mengobrol dengan teman karena memang suasananya terbuka. Buka mulai pukul 8 pagi hingga 12 malam, mayoritas pengunjung adalah mahasiswa atau anak muda, kedai kopi ini termasuk legendaris di Yogyakarta dan sudah berdiri sejak lama, tahun 2000.
10. Magistra Coffee

Mengunjungi Magistra, kamu akan disuguhi dengan pemandangan cantik meja yang disusun rapi menyerupai meja bar. Kenyaman memang sangat kental terasa ketika memasuki kedai kopi yang telah memiliki tiga cabang di Yogyakarta ini. Didukung barista yang mumpuni, kamu pun akan dapat menikmati kopi-kopi terbaik yang menjadi favoritmu.
11. Slurp! Coffee

Beranjak sebentar di kawasan selatan Yogyakarta, kamu akan menemukan kedai kopi yang bertajuk Slurp! Coffee yang berada di Jalan Veteran 202, Umbulharjo Yogyakarta.
12. Warung Kopi Semesta
Bagi kamu penggemar kopi dan sedang berada di pusat kota Jogja, kamu wajib berkunjung ke sini. Warung kopi tradisional yang berada di Jalan Abu Bakar Ali Nomor 2, Kotabaru, ini cocok buat kamu yang membutuhkan tempat mengobrol santai bersama teman-teman dan berlama-lama sambil main kartu atau browsing internet gratis. Tempat ini menjadi warung kopi favorit mahasiswa perantauan untuk nongkrong sampai pagi.
13.RAMINTEN KOPI
Bila tak ingin menunggu karena urusan perut memang tak bisa diganggu, cobalah datang ke The Waroeng of Raminten yang berada di Jalan Kaliurang. The Waroeng of Raminten merupakan salah satu cabang dari The House of Raminten dengan konsep tempat yang sedikit berbeda. Jika biasanya di The House of Raminten pengunjung akan kesulitan memesan tempat untuk rombongan besar, maka di tempat ini, ada dua buah rumah limasan yang dapat digunakan untuk rombongan. Masuk ke dalamnya, suasana Jawa yang begitu kental langsung terasa. Harum dupa bercampur bunga mawar yang khas menyeruak. Para pelayan yang berpakaian tradisional, furnitur hingga pernak-pernik yang mempercantik tiap ruangan terlihat unik dan tak biasa untuk sebuah tempat makan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar